Selasa, 21 Desember 2010

Teori Konspirasi Kata Unyu

Di pertengahan 2010 ini, muncul sebuah istilah yang cukup menggemparkan dunia anak “gahol”. Sebuah istilah yang tidak semua orang mengerti apa artinya. Emang mudah buat ngucapin kata tersebut, tapi tetep aja memiliki artian yang rancu. Ibaratnya pake celana tapi gak tau itu celana bolong apa kagak.

Entah itu di jejaring social facebook ataupun jejaring social twitter, atau mungkin di jejaring ikan pak nelayan, istilah itu muncul. Biasanya digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang lucu, imut, menggemaskan, romantis, dan hal-hal lainnya yang bikin pengen nyubitin orang. Terkadang juga sebagai panggilan untuk sang pacar, atau juga kondisi psikologis yang lagi moody.

Hampir tidak ada orang yang mengetahui apa artinya dan siapakah penemu dari istilah ini. Sama dengan kebanyakan istilah lainnya yang tetap menjadi misteri, namun masih dapat dimengerti. Sejarah mencatat bahwa istilah ini tidak pernah dicatat dalam sejarah, hanya dicatat dalam pikiran dan kenang-kenangan masing-masing individu.

Sebuah account twiiter yang bernama, “faklah (faktanya adalah)” pernah mempublikasikan arti dari istilah ini. Account tersebut bersasksi bahwa istilah ini berasal dari bahasa sansekerta yang artinya “anjing”. Namun selang beberapa jam kemudian, account ini mengucapkan maaf karena ternyata bukan berasal dari bahasa sansekerta dan artinya juga bukan “anjing”.

Sebagai mahasiswa dengan tingkat integritas yang pas-pasan, saya mencoba untuk menyelidiki apa arti istilah ini.

Berdasarkan kemunculannya, ada kemungkinan kata ini berasal dari kota Jakarta. Seperti yang kita tau, Jakarta itu terletak di Asia tepatnya di Asia Tenggara, dan berada di negara Indonesia, juga merupakan ibu kota negara Indonesia, dan juga berada di pulau Jawa.

Jakarta merupakan kota metropolitan. Berbagai jenis hiburan ada disini. Standar trend pun juga berasal dari kota ini dan disebarkan melalui sinetron-sinetron yang ada. Bisa dikatakan Jakarta merupakan basis dari segala lifestyle yang ada. Itulah yang menyebabkan saya berpendapat bahwa istilah unik ini berasal dari kota Jakarta.

Kemudian istilah ini juga menggunakan kombinasi huruf yang sama sekali gak cowok banget. Kombinasi huruf yang cowok banget biasanya dapat diucapkan dengan tegas dan memiliki akhiran. Sehingga saya berspekulasi bahwa istilah ini berasal dari kaum wanita yang ”gahol”.

Dengan didasari oleh penyelidikan yang saya lakukan, saya mencoba membuat kronologis kejadian terbentuknya istilah yang imut ini.

Awalnya ada sekelompok cewek ”gahol” yang sedang melakukan aktivitas normalnya, ”nongkrong” di mall terdekat. Yang namanya cewek, pastinya mereka melakukan apa yang namanya ngegosip. Ketika mereka bergosip, tiba-tiba perhatian mereka dialihkan oleh sesosok orang yang memiliki kemajuan dibidang mulut, alias monyong. Salah satu dari gerombolan cewek ”gahol” tadi kemudian tertawa dan membicarakan orang tadi sambil memonyong-monyongkan mulutnya supaya keliatan lebih mirip.

Keesokan harinya, becandaan ini berlanjut. Cewek-cewek ”gahol tersebut mempraktekkan gaya monyongnya didepan teman-temannya yang lain, bahkan sampai didokumentasikan dikamera hape dan dipublikasikan lewat jejaring sosial. Foto ini kemudian diliat oleh banyak orang. Dan ketika yang melihat adalah kaum cewek, komentar yang keluar adalah,” ih monyong, monyong..” kebetulan yang berkomentar adalah cewek dengan logat seperti Cinta Laura yang rada ”kebule-bulean gitchu”. Cewek lain yang mendengar komentar ini pun kemudian memplesetkannya menjadi ”ih munyung munyung”. Dari kata ini kemudian berkembang menjadi,” ih, unyu unyu”.

Begitulah proses terjadinya istilah ”unyu” yang nyaris berlaku diberbagai situasi dan kondisi imut gak jelas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar